Beda RATE dengan FISCAL RATE

Fiscal Rate sendiri ada di transaksi Pembelian dan Penjualan, sedang beda Fiscal Rate dengan Rate, jika kita bertransaksi dengan mata uang asing dan transaksi Sales atau Purchase tersebut kena Pajak(PPn), maka :

Rate digunakan untuk mengkonfersi nilai DPP(Dasar Pengenaan Pajak=Subtotal-Discount) Invoice tsb. Contoh Sales Invoice DPP $100, maka Account Penjualan/Pendapatan dijurnal dengan nilai $100xRate.

Fiscal Rate untuk mengkonfersi nilai PPn nya. Contoh DPP $100 sehingga PPn adalah $10, maka PPn dijurnal dengan nilai $10xFiscal Rate.

Hasil Jurnal diatas Contoh Rate 9000 dan Fiscal Rate 9100 :

Penjualan

(Dr) AR(Piutang)USD $100×9.000 = 900.000

(Dr) AR(Piutang)IDR 91.000

(Cr) Penjualan 900.000

(Cr) PPn Keluaran 91.000

Pembelian

(Dr) Persediaan 900.000

(Dr) PPn Masukan 91.000

(Cr) Hutang USD $100×9.000

(Cr) Hutang IDR 91.000

This entry was posted in Currency and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s